Arsir Dan Gradasi Dengan Pensil

Arsir gelap dengan tekanan paling kuat yang dihasilkan pensil 2H bisa hampir menyamai kualitas arsir pensil 3B, begitu pun dengan pensil 3B dengan tekanan yang kuat bisa menyamai intensitas arsir gelap 6B. Dengan sedikit memberi tekanan, intensitas arsir yang dihasilkan pensil 3B bisa menyamai dengan intensitas arsir pensil 2H. Lakukan dengan berbagai macam jenis pensil lainnya sehingga tingkat kepekaan Anda pada intensitas cahaya dan gelap terang pada suatu obyek meningkat.
Latihan selanjutnya buatlah kotak dengan berbagai ukuran dan bentuk yang sudah mengalami distorsi. Kemudian komposisikan kotak-kotak tersebut. Anda juga dapat membuat komposisi bentuk dengan menggunakan bentuk dasar lainnya seperti lingkaran, segitiga, dan sebagainya. Anda dapat mengkomposisikan bentuk-bentuk dasar tersebut dengan cara yang berbeda. Cobalah membuat berbagai macam sketsa lainnya, carilah berbagai ide komposisi bentuk lainnya, dan pilihlah sketsa yang Anda suka.
2. Langkah awal saya menggunakan pensil 6H untuk mengarsir beberapa bagian kotak. Arsir menggunakan pensil 6H untuk mengarsir daerah yang terang.
3. Kemudian saya menggunakan pensil 2H untuk mengarsir bagian kotak lainnya.
4. Setelah itu saya menggunakan pensil F untuk mengarsir daerah kotak lainnya.
5. Dilanjutkan dengan pensil 3B untuk mengarsir pada daerah yang gelap.
Anda dapat melihat pada gambar diatas dengan memberikan arsir gelap dan terang maka pada komposisi kotak terlihat ada suatu volume atau kedalaman.
Pada saat Anda menggambar suatu obyek Anda akan mengerti bahwa hanya dengan memberikan arsir gradasi gelap terang, maka obyek tersebut terlihat mempunyai volume dan intensitas cahaya yang berbeda.
sumber : http://www.belajarmenggambar.com/2013/11/14/arsir-dan-gradasi-dengan-pensil/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar